kopi69-masakan-padang

Warung Padang

“Jadi, kalo mau hemat kita ngabisin seporsi lauk? Rendang harus dua sekalian?”

“Ya.”

“Kalo cuma ambil satu dihitung dua?”

“Ya.”

“Kalo aku cuma doyan satu ayam gule, sisanya dimasak lagi sama yang punya warung?”

“Mungkin.”

“Kuahnya juga?”

“Barangkali.”

“Nasinya?”

“Si Ndaru kapok makan padang gara-gara mergokin nasi sisa dimasukin lagi ke Magic Jar.”

“Ih…”

“Di sini nasi sisa mungkin dibuang, lauknya diolah lagi.”

“Tapi kita ngambilnya kan pake tangan?”

18 comments

  1. yunus irama Mozilla Firefox Windows

    makan tu selera….bahwa warung padang ada di pelosok dunia…rasanya hm no sebelas ter enak di dunia……aku suka….masakan dengan ramuan rempah….

    • Antyo

      Yunus: dagelan waktu saya kecil, kelak orang Jawa kedua tiba di bulan, di sana sudah ada rumah makan padang. Siapa orang Jawa pertama? Slamet, yang mendarat bersama Neil Armstrong.

  2. Wak Agen Internet Explorer Windows

    Seingat saya, di Padang sendiri malah tidak ada yg dinamakan “warung Padang”. Yang banyak malah sebutan ‘bopet’ (mungkin ini setara dengan ‘buffet’ / cara prasmanan). Penyajian ala ‘rijstaffel’ tidak hanya dipakai oleh “warung padang” tetapi juga di wilayah Sulawesi (dgn hidangan makanan laut). Bagi beberapa orang ini cara yang meriah & akrab, tetapi sebagian orang lagi merasa ragu / jijik. Betapa kaya negeri kita yaaa…

    • •Antyo

      Wak Agen: Dan Madura jarang, atau malah gak ada, “sate madura”, kan?
      Risjtafel itu memang perjamuan ala Indonesia. Kemasan yang lebih bergaya menak, dan tentu gourmandized ya ala resto Oasis itu. :D

  3. Pingback: Resep Masakan Padang | Mursid.web.id | mursid WordPress
  4. Chic AUSTRALIA Google Chrome Windows

    merasa bersyukur ngga pernah doyan masakan padang di warung-warung padang itu, kecuali yang dimasak sendiri di rumah :D

      • Wak Agen Internet Explorer Windows

        Kembali kita mesti mengakui kepintaran orang2 Marketing. Ketika khalayak berpendapat bahwa “masakah rumah” adalah lebih sehat dan bergizi, maka restoran2 pun merapat dengan menjajikan “menu rumahan” dan mengganti nama2 restoran mereka dengan kata2 yang lebih ‘homey’. Ada Warung Ibu XXX, Resto Resep Nenek, Cafe Dapur Eyang, dsb.. Kalau orang India (di Mumbai, misalnya) memang makan di tempat kerja, tetapi membawa / dikirimi ‘rantang’ dari rumah.

        • •Antyo

          Wak Agen: Betul sekali! Rasa rumah adalah jualan yang pas — setidaknya sebagai slogan untuk para pekerja yang makan di luar. Bagaimana kalau kita bikin resto dengan suasana domestik betulan, tapi hanya cocok bagi pekerja migran eh TKI di negeri orang? Orang datang, ikut memasak, dan ikut cuci piring. Nah, untuk mendapatkan sensasi itu orang harus membayar. :D

  5. bangsari Mozilla Firefox Windows

    Begitupun dengan nasi. Hari pertama tidak laku, hari kedua diangetin. Hari ketiga tidak laku, baru dibikin krupuk nasi. Krupuk bisa bertahan sebulan.

  6. Iman Brotoseno INDONESIA Mozilla Firefox Mac OS

    Ada tahapan bagaimana hidangan ayam di restorant Padang.
    Pertama ayam di buat jadi ayam pop. 3 hari tidak laku, lalu ayam itu diolah jadi ayam gule. 3 hari kemudian belum laku, dan diolah jadi ayam bakar. Kalau tdak laku lagi maka, ayam bakar dijadikan hidangan baru. Ayam goreng. Biasanya ini laku

    • •Antyo

      Bung Iman: Haaa ini dia info yang berharga. Makanya bumbu setelah ayam pop lebih meriah. :D Maka paling aman pilihlah kedai padang yang laku. :) BTW kalau rendang kuat berbulan-bulan ya? :)

    • mursid INDONESIA Mozilla Firefox Windows

      yassalaaam.. barutau aku..
      tapi apa semua mayoritas semua warung padang kayak gitu mas Iman?
      duh.. aku kan juga sering menjadikan warung padang sebagai pelarian makan..
      :D

Post a comment

You may use the following HTML:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Twitter Users
Enter your personal information in the form or sign in with your Twitter account by clicking the button below.

Twitter Tweet This