Kebanjiran SMS Promosional
Saya memakai ponsel sederhana, kewalahan menangani SMS tawaran/promosi. Solusinya tentu bukan mengganti ponsel. SMS bisa datang kapan saja sampai memori ponsel saya tak dapat menampung SMS baru.
Memang, ponsel saya bisa mengeblok nomor tetapi ada batasnya. Semprulnya, si pengirim bisa berganti nomor kapanpun.
Lebih merepotkan lagi, gara-gara SMS pengganggu saya sering mengabaikannya, tak langsung membacanya. Celakanya ada saja SMS dari saudara dan teman yang terselip, sehingga telat tertanggapi.
Menyebalkan.
Kalo saya,
1. bagi nomer tak ke sembarang orang.
2. catat nomer teman/sodara di phonebook.
3. bikin rule di inbox kalo sms dateng dr nomer tak dikenal masuk ke folder lain.
4. Eh, sebelum ngelakuin 1,2,3.. paman pake smartphone kan? :)
DV recently posted..Tentang Kembali dan saudara-saudaranya yang tak pernah kembali
DV: sekarang saya pake humble eh plain phone. :D Padahal dulu sempat jadi budak Symbian :D
SMS promosi emang bikin sebel. Jual BB lah, Nawarin Pengobatan alternatif lah. Apa mereka ga mikir betapa sebelnya kita mendapat SMS yang begitu. mbok ya pake akal toh
Fauzi: Mereka sih selalu hakkul yakin pake akal :(
resiko jadi orang top paman, apalagi kalo nomer pascabayar dengan tagihan tinggi yang ndak pernah telat mbayar. konon yang seperti itu calon pelanggan potensial, datanya laku dijual dengan harga tinggi. konon lho ya…
stein recently posted..Menjahit SPT Tahunan
Stein: Memang konon, toh saya bukan orang top kecuali tua ompong peot. Masalahnya cuma ini: nomor pascabayar lama (sejak 1997) yang digitnya tak banyak mudah ditebak intervalnya, misalnya 3 angka terakhir. Gak ada hubungan sama tagihan :D
Sms promo memang menyebabkan kita merasa kesal pada saat saat tertentu, atau kalau melihat yang sedang paman alami, mungkin masalah ini adalah masalah yang sangat menganggu, terlihat dari tertinggalnya SMS yang seharusnya layak dibaca, namun tidak terbaca.
Ini memang kejadian klasik yang belum ada obatnya, betul sekali, ketika sudah diblokir, mereka tetap masih saja mempunyai nomor yang lain utnuk bisa memberikan informasi yang tidak semua orang menganggapnya penting.
azizhadi recently posted..Perwalian
Aziz: lantas kita mengadu ke mana? Operator? YLKI? :)
Perkara sms promo ini memang tak sesederhana buzzer dan RT abuser di twitter. Sementara di twitter mereka bisa diblok (maaf bagi yang berprofesi buzzer, tapi aku tak suka timelineku dikotori iklan), tidak demikian dengan sms. Apalagi tipe feature phone seperti milikku. Berganti nomor juga bukan urusan enak. Selain tetap saja kena spam begitu, nomor kita sudah nyebar kemana-mana.
Istriku pernah merasa dicuekin, karena kasus yang sama denganmu, Paman: smsnya kehapus sekalian dengan mengosongkan inbox karena eneg dimasuki sms spam.
Alex© recently posted..Gera’an Post A Day/A Week 2012
Alex: Repot juga ya membangun kehidupan bersama yang beradab. Celakanya tanpa dasar perlindingan privasi kita sudah melompat ke adopsi produk teknologi yang tinggi.
Dulu banget, sebelum ada ponsel dan internet, di banyak negeri ada kotak surat yang ditempeli pengumuman tidak menerima surat sampah (seleberan dsb). Saya lihat, kotak yang tak memasang maklumat selau penuh oleh brosur.
Kita belum sempat menata aturan main eh nomor perdana mudah didapat dan dibuang, celakanya tak semua ponsel bisa mengeblok. Tapi itu kan cuma kondisi. Yang payah ya para pengirim itu. :(