Manglingi: Bikin Pangling
Cerpen Arswendo di Koming kemarin menarik. Bukan hanya tentang cinta, jodoh, perkawinan, dan perceraian menurut Bu Geni, perias pengantin, tetapi juga pandangan Jawa tentang “manglingi”.
Manglingi adalah keberhasilan tata rias yang prosesnya esoteris; prosedurnya tak dapat dilakukan oleh semua orang seperti menanak nasi.
Masalahnya saya tak punya kepekaan menangkap pesona itu, apalagi jika belum pernah melihat wanitanya di luar pelaminan. Bahkan saya sering lupa pasangan pengantin pakai busana apa.
Dalam bahasa Jawa memang banyak kata benda / kata kerja yang kemudian menjadi kata sifat. Selain manglingi, ada sifat ‘nyedulur’ juga (yang belum tentu dimiliki oleh sedulur2 kita).
Perias pengantin adalah (pencetak &) pengawal budaya kita. Mereka yang membuat orang manglingi karena menjadi jauh cantik (dgn standar ‘kecantikan’ versi para perias itu sendiri). Ada pengantin putri yang (kata perias) tidak perlu dirias lagi karena sudah terlalu cantik (maksudnya : tidak bisa dirias dengan cara apa pun karena ‘casing’-nya memang parah banget).
Wak Agen: Iya, misalnya “semanak” atawa friendly :)
Kalo yang ini waduhhhh…… :) » “Ada pengantin putri yang (kata perias) tidak perlu dirias lagi karena sudah terlalu cantik (maksudnya : tidak bisa dirias dengan cara apa pun karena ‘casing’-nya memang parah banget).”
Bu Geni, yang bilang tak keberatan jika suaminya menikah lagi (bahkan bersedia bila diminta merias calon istri kedua, atau ketiga, sang suami)….
Jun: Bu Geni yang juga bilang, “Saya tak pernah memikirkan bercerai. Kalau ingin membunuhnya, sering.” :D
Oh iya, lupa belum baca.. Biasa baca cerpen terakhir sih :D Btw, setelah puluhan tahun langganan Kompas, saya baru ngeh Koming = Kompas Minggu…
mpokb recently posted..Mimin Bingung, Tambah Akun
Mpokb: saya baca kalau memang lagi berminat. Jadi meskipun penulisnya terkenal, atau malah mengenal saya, belum tentu saya baca. :D
Oh ya makanya ada Panji Koming. Wajah salah satu antagonis di situ konon kabarnya terilhami oleh sosok salah satu petinggi Kompas, tapi bukan Pak J.O. ;)